Post Top Ad

artikelKelas Belajar Menulis

Mr. Bams: Bangun Kebiasaan Menulis Melalui Blog



Mr. Bams: Bangun Kebiasaan Menulis Melalui Blog

Menulis adalah keterampilan yang dapat dilatih dan ditumbuhkan melalui pembiassan. Salah satu media membangun kebiasaan menulis adalah melalui Blog. Konsep inilah yang dipraktikkan Mr. Bams, sosok guru inspiratif yang menjadi mentor dan nara sumber Kelas Belajar Menulis Omjay malam ini, Rabu (05/08/2020). 

“Sesungguhnya setiap orang itu punya  bahan untuk menuliskan apapun”, ujar pria kelahiran Bandung 6 April 1974 ini ketika mengawali pembicaraan pada kelas menulis pertemuan kedua angkatan 15 malam ini. 

Pada dasarnya menulis dan membaca merupakan bagian dari proses belajar sejak Sekolah Dasar (SD). Menulis sebagai bagian dari proses belajar terus berlanjut sampai bangku sekolah menengah hingga jenjang kuliah.  Namun walaupun kegiatan menulis sudah biasa dilakuan sejak SD, ternyata tidak mudah menuangkan  ide dan pikiram ke dalam tulisan. Apa sebab dan solusinya?

Malam ini saya menemukan jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan dan sharing pengalaman Mr. Bams. Menurut Ketua RT di Bandung ini, kata kuncinya adalah pembiasaan. Kita biasa mendengar ungkapan, “ala bisa karena biasa”. Demikian pula dengan menulis. Masih  menurut pengalaman guru bernama asli Bambang Purwanto, S.Kom, Gr ini kebiasaan menulis dapat dibangun melalui blog. 

Membangun kebiasaan menulis melalui blog yang dimaksud Ayah Salwa ini adalah dengan menulis secara rutin di website atau blog. Sangat dianjurkan seseorang memiliki website atau blog pribadi. Singkatnya kebiasaan menulis dibangun dengan menjadi blogger dan menulis secara rutin di blog pribadi. 

Apa yang disampaikan oleh Mr. Bams bukanlah isapan jempol belaka. Bukan pula teori yang mengawang-ngawang. Tetapi merupakan pengalaman yang telah dijalani sejak bertahun-tahun. Sebelum memiliki blog pribadi, Ketua Program Literasi SMP Taruna Bakti Bandung ini telah mengelola bebera blog. Seperti blog sekolah, blog kelas, blog RT/RW dan sebagainya. 

Kuncinya adalah MAU

Mr. Bams memiliki rumus jitu meraih sukses, termasuk sukses sebagai penulis. Rumus jitu tersebut adalah motivasi, aksi, dan unggul, yang disingkat dengan akronim MAU. Artinya mau sukses harus diawali dengan motivasi, impian, harapan, dan cita-cita yang kuat. Motivasi bisa mendorong seseorang melakukan apapun yang disanggupinya untuk meraih kesuksesan.

Namun motivasi dan harapan semata tidak cukup. Mau sukses harus disertai aksi. Jadi bukan sekadar impian. Tapi impian yang ditindaklanjuti dengan aksi nyata. Sebab harapan dan cita-cita tanpa aksi bagaikan mimpi di siang bolong.

Kemudian ke-MAU-an untuk sukses harus disertai dengan semangat mencapai sesuatu yang unggul. Artinya kemauan untuk meraih sukses bukan capaian yang biasa-biasa saja. Tetapi sesuatu yang unggul dan istimewa. 

Pemula, Mulai dengan yang Sederhana  Secara Bertahap

Penulis pemula seringkali mengalami kebingungan ketika akan menulis. Merasa tidak memiliki ide untuk dituliskan. Atau ada ide, namun tidak tahu bagaimana menuliskannya. Tidak tahu dari mana memulai tulisan. 

Maka Mr. Bams memberi satu tips praktis, yakni mulai dengan yang sederhana. Secara teknis memulai dengan yang sederhana  dapat dilakukan dengan  menulisakan apa yang ada di dalam kepala. “Tulislah apa yang mudah, mudahkan hati kita agar bisa memulai tulisan di blog”, saran Mr. Bams.

Mr. Bams juga menyarankan penulis pemula atau mereka yang baru belajar menulis agar belajar dan berlatih secara bertahap. Misalnya menulis satu paragraph, dimana paragraf pertama cukup dengan lima kalimat. Setiap kalimat hanya lima kata. Lalu meningkat menjadi dua paragraph dengan pola seperti satu paragraph yang pertama. Kemudian lanjut menulis tiga paragrpah. “Lukukan secara bertahap”, tegas Mr. Bams. 

Kendala lain bagi penulis pemula adalah mod dan semangat  yang fluktuatif serta kesulitan menemukan style atau gaya dan genre tulisan. Mr. Bams tidak menafikan bahwa bad mod memang ada, tapi harus dilawan. Cara melawannya adalah dengan komitmen dan disiplin. 

Menurutnya menulis di blog bisa membantu seseorang untuk tetap komitmen dan disiplin menulis. Karena blog bisa disetting. “Tulislah apa yang ada dalam kepala baik berupa pengalaman atau apapun.  Latih setiap hari, posting di blog dan share seluas-luasnya. 

Adapaun soal gaya tulisan Mr. Bams menyarankan agar seorang penulis pemula tidak terpaku pada gaya. Ia menyarankan untuk menuliskan apa saja yang disukai. Seiring berjalannya waktu dan kebiasaan menulis telah terbangun, lama kelamaan akan menemukan gaya tulisan.

Blog yang Memikat

Blog itu ibarat lapak  jualan. Jika lapak kelihatan menarik akan mengundang minat calon pembeli. Begitupula dengan blog sebagai tempat tulisan terpajang. Menurut Mr. Bams ada dua syarat blog yamg memikat. Yaitu tampilan dan tulisan. Tampilan yang menarik akan mengundang calon pembaca penasaran untuk berkunjung. 

Namun tampilan saja tidak cukup. Tampilan yang menarik harus disertai tulisan yang banyak dan bermanfaat bagi pembaca. Blog yang berisi tulisan-tulisan yang baik dan bermanfaat akan selalu memikat para pengunjung dan pembaca. 

Akan tetapi ia menyarankan agar seseorang hendaknya terus menulis di blog tanpa memikirkan tulisan dan tampilan terlebih dahulu. “Jadikanlah blog media latihan untuk menulis. Share-lah setiap tulisan kepada teman dan media sosial lainnya”, ujarnya. 

Masih Bingung Mau Tulis Apa?
Mulai dari yang sederhana.  Lakukan etrus menerus. Boleh jadi tulisan di blog  suatu saat akan jadi bahan tulisan untuk sebuah buku.  Bisa  saja hari ini tulisan kita  biasa-biasa saja, tapi karena setiap saat menulis lama kelaman lebih terasa, lebih baik, dan meningkat karena terbiasa. Pastikan  anda menulis setiap hari di blog pribadi anda. []


Realted Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad