Post Top Ad

berita

Muhammad Qodari: Ada Bom Atom di Pilkada Serentak 2020

 


Direktur Indo Barometer Muhammad Qodari menyebutkan, ada Bom Atom di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Bom Atom dimaksud adalah potensi penularan Covid-19 secara massal dan massif.


Menurutnya bom atom kasus Covid-19 akan meledak di Pilkada jika tidak disiapkan aturan tegas.


Diperkirakan akan tercipta 1.042.280 titik penyebaran Covid-19 dalam rentang waktu 26 September sampai 5 Desember 2020. 


Angka ini merupakan akumulasi dari 1.468 Jumlah calon dikali 10 titik selama masa kampanye yang akan berlangsung selama 71 hari.


Jika para pihak yang terlibat dalam kampanya taat atran KPU, yakni maksimal 100 orang, maka 1.042.280 titik dikali 100 orang, maka diprediksi akan ada 104 juta orang yang terlibat dalam  kerumuan kampanye. 


Ini kalau semua pihak mematuhi aturan, maksimal 100 orang. Yakin semua calon dan pendukung bakal patuih?Jjika poostive rate Indonesia 10 % maka 10 dari 100 oranmg yang hadir berpotensi terjangkit Covid-19 alias OTG (orang tanpa gejala). 10 dikali 1.042.280 titik, maka ada 10.422.800 orang yang berpotensi Covid berkeliaran dalam 71 hari kampanye.


Jumlah yang sangat mengerikan.


Semoga pengambil kebijakan mau melakukan tindakan penyelamatan dengan #TundaPilkada []

 

Realted Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad