Post Top Ad

artikelLesson Learned

Fenomena Geng di Sekolah Berasrama

 

Ilustrasi: Asrama Pesantren

Fenomena geng di lembaga pendidikan berasrama, termasuk pesantren merupakan sesuatu yang sulit dihindari. Banyak yang menyebabkan hal ini. Diantaranya jiwa sosial anak remaja yang cenderung suka berkumpul dan menunjukan aktualsisasi diri. 


Tentu ada sisi positif dan negatif dari fenomena ini. Namun dibutuhkan langkah  strategis dan solutif untuk mangatasi fenomena geng di sekolah berasrama, khususnya pesantren. Karena, jika dibiarkan dikhawatrikan menimbulkan dampak negatif yang tidak dinginkan. 


Ada beberapa solusi yang dapat ditempuh untuk mengatasi fenomena geng di sekolah berasrama. 


Pertama, Lakukan rotasi kamar santri secara berkala. Minimal satu kali dalam setahun, atau setiap semester. Tujuannya agar anak bertemu teman sekamar yang baru setiap semester atau setiap tahun. 

Kedua, Atur kelompok berbeda untuk tiap tugas, tapi pastikan rotasi kelompok tugas dikakukan setelah anak benar-benar menguasai satu tugas/pekerjaan. Faidahnya, selain berganti teman dan partner kerja, anak juga akan menguasai skill yang baru. Karena ada hidden kurikulum  dalam setiap tugas yang dilakoni santri di pesantren. 


Ketiga, Rotasi anggota Halaqah secara berkala. Ini bisa dilakukan setiap semester  atau setiap tahun, atau setiap anak menyelesaikan target hafalan.  Hal ini selain menghindari munculnya geng halaqah, juga membuat anak termotivasi jika dikelompokkan dengan yang capaian hafalannya selevel.

Keempat, Seragamkan Kostum dan atribut. Buat aturan, santri tidak boleh mengenakan atribut dan identitas suku, komunitas tanpa seizin pondok. Artibut suku misalnya hanya boleh dipakai pada momen tertentu. Demikian pula atribut ekskul tertentu hanya dikenakan saat acara resmi  seperti latihan dan atau perlombaan. 


Kelima, Arahkan potensi membuat geng pada hal-hal positif, seperti melatih jiwa sosial dan menumbuhkan semangat kepemimpinan dan kedipimpinan. []


Lesson Learned Diklat Pengasuh Asrama Santri Interemidiate bersama Griya Parenting Indonesia

 


Realted Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad