Post Top Ad

Komentar Pilihan

Komentar Pilihan: Berkahnya Hidup Seorang Guru


Sumber Photo: Facebook


Komentar Pilihan: Berkahnya Hidup Seorang Guru

Ada satu pernyataan menarik disampaikan teman di kolom komentar blog saya almunawy.id. Yaitu tentang berkah bagi anak keturunan guru.

 

Hal itu disampaikan Ibu  Endartiningtyas Sulistiyo mengomentari tulisan berjudul Guru Itu Gajinya Sedikit, Tapi . . .”.

 

“Jadi teringat tausyiah Gus Qoyyum Lasem. "Mengapa putra- putri guru itu banyak yang pintar? Itulah yang namanya keberkahan. Allah berikan keberkahan itu sebagai balasan kepada para guru yang ikhlas berbagi ilmu kepada siswa". Tulis guru Bahasa Indonesia SMP N 6 Rembang ini.

 

Benar, bahwa keberkahan hidup seorang guru kadang menurun kepada anak-anaknya. Saya sendiri menyaksikan hal ini. Putra putri dari guru-guru saya di kampung rerata cerdas dan shaleh. Walaupun kehidupan ekonomi mereka sangat sederhana.

 

Sepertinya hal ini telah menjadi hukum Allah di alam semesta ini. Sebagaimana dalam Al-Qur’an ada kisah tentang seorang anak Yatim yang warisannya terus terjaga  hingga sang anak tumbuh dewasa. Sebabnya, “Ayah kedua anak (yatim) tersebut adalah orang baik (shaleh)”. Kisahnya dalam surat Al-Kahfi.

 

Keajaiban ini juga tidak hanya berlaku bagi guru formal. Tapi berlaku juga bagi guru non formal. Seperti guru ngaji kampung. Saya mengenal seorang guru ngaji kampung yang anak-anaknya cerdas-cerdas. Padahal sang guru ngaji hanya seorang petani kampung. Tapi putra-putrinya baik-baik, insya Allah.

Si sulung berhasil meraih gelar Doktor dan memimpin satu lembaga pendidikan. Si bungsu sedang kuliah jurusan Farmasi. Putra ke.3 telah terangkat sebagai PNS dan sedang menempuh jenjang S2 sembari mengelola bisnis SPBU.

Dan cerita yang seperti ini tidak hanya satu dua. Di setiap tempat dan waktu selalu ada kisah keajaiban dan keberkahan hidup para guru.

Anda punya pengalaman menemukan kisah serupa?

Silahkan tuliskan di kolom komentar.

 

 

 

Realted Posts

6 komentar:

  1. Wah, jadi tersanjung saya. Komen saya ternyata menjadi bahan tulisan Pak Syamsuddin berikutnya. Terima kasih atas apresiasi ini. Jangan lelah menebar kebaikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Bu.

      Trimakasih dah mampir dan komentar kembali.

      Hapus
  2. Ilmu menulis admin Almunawiy dot id makin mantap. Tanpa menunggu lama langsung dipraktekkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trimakasih atas kunjungan dam komentarnya.

      #Salamliterasi

      Hapus

Post Top Ad