Post Top Ad

artikelKelas Belajar Menulis

5 Cara Memulai Menulis Bagi Pemula

 


5 Cara Memulai Menulis Bagi Pemula

 

Menulis  tak bisa lepas dari keseharian kita. Setiap hari, mungkin kita terbiasa menulis balasan chat di media sosial. Menulis jurnal harian mengajar. Menulis feedback untuk tugas siswa. dsb.

 

Tapi, ketika harus menulis buku. Menulis di blog, rasanya seperti berlari sprin yang tiba-tiba menghantam tembok. Atau bertinju yang tiba-tiba KO. Atau bermain catur yang langsung skakmat.

 

Entah apa yang terjadi, seolah semua ide lenyap begitu saja. Tangan tiba-tiba tak bisa menulis. Bahkan lidah pun terasa kelu.

 Semua penulis pemula umumnya pernah mengalaminya.

Lalu, bagiamana cara mengatasi hal tersebut?

Ditta Widya Utami, guru penggiat literasi menerapkan lima tips dalam membangun dan menjaga konsistensi menulis, yaitu (1) Ikut kelas menulis, (2) Ikut komunitas menulis, (3) Ikut lomba menulis, (4) Menulis apa saja yang ada di sekitar/dalam keseharian kita,  dan (5) Menulis apa saja yang kita suka

 

Mengikuti Kelas Menulis

Menurutnya banyak hal yang bisa kita dapatkan dari kelas menulis. Contohnya kelas menulis bersama Omjay.

Selain mendapat ilmu, motivasi, tips dan trik menulis, terkadang kita pun mendapat kejutan tak terduga.

Diantara kejutan yang didapatkan guru  IPA di SMPN 1 Cipeundeuy, Subang, Jawa Barat ini adalah mendapat hadiah dari PGRI berupa buku karena salah satu resume yang dibuatnya.

 

Kejutan berkesan itu kemudian diabadikannya dalam tulisanini.

Ikut Komunitas Menulis

Setelah ikut kelas menulis, ikut komunitas menulis juga dirasa perlu. Karena dalam komunitas itulah kita bisa berbagi tulisan dan membaca tulisan orang lain sehingga kemampuan menulis kita pun akan semakin terasah.

Saat ini sudah banyak sekali komunitas menulis yang bisa diikuti. Terlepas apakah komunitas tersebut dibuat khusus untuk guru ataupun umum.

 

Mengikuti Lomba Menulis

Tips yang ketiga adalah ikut lomba. Ini cocok bagi siapa pun yang menyukai tantangan. Dengan mengikuti lomba, kita bisa belajar membuat tulisan dengan berbagai tema dalam waktu yang tentunya sudah terjadwal.

Walau tidak juara  kita akan sadar dimana letak kekurangan kita. Sehingga di kemudian hari, kita bisa belajar untuk menjadi lebih baik.

 

Tulis Apa Saja

Tips berikutnya jika masih merasa sulit menulis adalah tulis saja apa yang ada di sekitar kita atau yang kita alami hari ini.

 

Dulu saat menjadi binaan Omjay di Kelas Menulis Gelombang 7, Omjay rutin mengirim foto setiap hari untuk diubah menjadi tulisan. Ada foto ketoprak, gorengan, kucing, rempeyek, wah macem-macem! Pokoknya dari foto itu harus jadi tulisan minimal 3 paragraf. Seru dan sekaligus membuktikan bahwa memang benar apa saja yang ada di sekitar kita bisa kita ubah menjadi tulisan loh!

Pokoknya tulis apa yang kita suka dan kita kuasai.

Jika belum mempan, mari buat tulisan tentang keseharian kita. Seperti diari. Itu pun tak apa. Yang penting nulis agar kemampuan kita semakin terasah.

Misalnya tulis saja kisah mencari tanaman keladi putih di hutan demi gratisan atau untuk istri tercinta atau saat hiking dan sebagainya.

 

Tulis Apa Saja yang Disuka

Tulislah  apa yang kita suka. Karena jika sudah suka biasanya bakal awet.

Anda  senang berkebun (lagi booming lagi nih ya menanam bunga), silakan tulis tentang berkebun.

Anda  senang memasak? Silakan berbagi dengan jenis teks prosedural resep memasak, dsb.

 

Harus Menulis Dimana?

Ketika ingin menulis, tentu kita butuh medianya. Bagi saya, menulis itu bisa kita lakukan di :

Blog

Buku harian

HP/Laptop

atau platform menulis online seperti wattpad dan storial.

 

Bahkan media sosial pun bisa kita buat sebagai sarana untuk menulis. Menulis dimana saja yang penting rutinkan atau buat target berapa tulisan yang harus dibuat dalam sehari, seminggu, sebulan, dst.


Kumpulkan, Bukukan, dan Terbitkan

Nah kalau menulisnya sudah dilakukan dan dirutinkan, tinggal naik tahap deh. Yuk terbitkan bukunya.

Kumpulan tulisan kita di blog, jurnal harian, serta draft-draft yang ada di laptop atau hp bisa kita bukukan loh. Banyak alumni menulis bersama Omjay yang sudah membuktikan.

Senang sekali rasanya melihat satu per satu semakin banyak yang membuahkan karya tulis dalam bentuk buku.

Tapi, mending menulis buku solo atau kolaborasi ya? Insya Allah pada tulisan berikutnya. []

Sumber: Materi Kelas Menulis Bersama OmJay yang disampaikan oleh Ditta Widya Utami, S.Pd pada Senin (9/11/2020) malam.

Realted Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad