Post Top Ad

artikelArtikel IslamiKaidah Kehidupan

Taatilah Allah, Taatilah Rasul, dan Ulil Amri

 



يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.

Taatilah Allah dan taatilah Rasul artinya  taatilah perintah keduanya yang tertulis dalam al-Qur’an dan al hadits baik yang hukumnya wajib maupun yang sunnah serta tinggalakanlah larangan Allah dan Rasul-Nya.

Lalu setelah itu Allah menyuruh untuk taat kepada Ulil Amri.

Siapa itu Ulil Amri?

Mereka adalah pemangku urusan manusia (al-wulat ‘alan Nas), dari kalangan Umara, Hukkam, dan Mufti, serta Ulama, Ahli Fiqh dan Ahli Agama.

Sebab takkan tegak urusan Agama dan dunia ummat manusia melainkan dengan taat  dan tunduk kepada Allah, Rasul-Nya, dan Ulil Amri.

Tetapi ketaatan kepada Ulil Amri harus dalam koridor taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Sebab, dalam ayat di atas kata perintah athi’u (taatilah) hanya disebut dua kali; taatilah Allah, taatilah ar-Rasul. Sementara pada perintah untuk pada Ulil Amri tanpa kata perintah taatilah pada perintah taat kepada Allah dan Rasul, tetapi mengikut (‘athf) kepada taat pada Allah dan Rasul-Nya.

Oleh karena itu taat pada Ulil Amri hanya dalam ketaatan dan kebaikan, bukan dalam maksiat. Artinya perintah Ulil Amri yang ditaati adalah perintah yang tidak mengadung maksiat kepada Allah.[]

Realted Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad