Post Top Ad

artikel

Selamat Jalan Ustadz Mansur Salim

Ucapan duka atas berpulangnya Ustadz Mansur Salim dari DPD WI Makassar


Beberapa menit yang lalu dapat kabar duka. Guru kami, Ustadz H. Mansur Salim tutup usia. Beliau kembali kepada Rabbnya setelah berjuang bertahun-tahun berikhtiar sembuh dari penyakit yang menimpanya. 

Sungguh, hati ini sedih, Air mata berderai. Namun kita hanya mengatakan apa yang diridhai sang pencipta. Sembari berharap semoga Gurunda diterima amal shalehnya dan diampuni kesalahannya. 

Saya mengenal beliau pertama kali pada pertengahan tahun 2000. Waktu itu saya sebagai Mahasantri baru di Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar. Pertemuan perdana kami saat itu pada hari-hari awal masuk kampus. Tepatnya pada masa daurah orientasi mahasiswa baru. 

Seingat saya waktu itu menyampaikan materi Peranan Pemuda. Saat melihat jadwal saya menyangka pemateri adalah seorang mahaiswa semester akhir atau sarjana muda yang baru lulus dari kampus. Namun, ketika jadwal materi tiba ternya pematerinya seorang bapak  paruh baya dengan rambut dan jenggot yang telah memutih. 

Tapi ternyata, masya Allah. Walau usia tak muda lagi. Namun semangatnya membara seperti layaknya anak-anak muda. Beliau menyampaikan materi "Peranan Pemuda" dengan semangat. Hingga kami para mahasiwa baru terbakar semangat. Semangat belajar dan berjuang.

Salah satu kata-kata inspiratif beliau yang masih terngiang adalah, "Masa muda itu bagaikan panas terik mata hari pada jam 12 siang". 

Ada juga kutipan perkataan Nabi yang beliau sampaikan yang masih teriingat saat ini, "Aku datang dengan agama yang lurus. Aku diselisihi oleh kebanyakan kaum tua dan didukung/diterima oleh para pemuda".

Selanjutnya interaksi kami berlanjut. Walau tidak terlalu dekat sekali. Karena kami tidak diajar oleh beliu. Tapi pertemanan kami dengan putra beliau, Hasan Al-Banna menjadikan saya selalu diingat oleh beliau saat bertemu. 

Hari ini beliau berpulang dengan membawa amal baik beliau. Semoga dirahmati oleh Allah. Dilapangkan kuburannya. dan diampuni kekurangannya.

Selamat jalan Ustadz.


Realted Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad