Post Top Ad

artikelArtikel Islami

Hukum Puasa di Akhir Sya'ban

Pagi tadi ada dua santri bertanya, "bolehkah puasa hari ini Ustadz"? 

Hari ini, Kamis (31/03/2022) bertepatan dengan 28 Sya'ban 1443 H. 


Maksud pertanyaan dari dua anak tersebut adalah hukum puasa sunnah Kamis pada hari ini yang bertepatan dengan dua hari sebelum Ramadhan. 


Sebenarnya status hukum puasa Sunnah di akhir Sya'bam sudah dijelaskan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.


Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda;

"Janganlah salah seorang diantara kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari dan atau dua hari sebelumnya, kecuali jika seseorang terbiasa berpuasa sebelumnya, maka (ia boleh) tetap berpuasa pada hari tersebut". (HR. Bukari Muslim).


Melalui hadits tersebut Rasul melarang melakukan puasa satu dan atau dua hari sebelum bulan Ramadhan. Namun beliau memperbolehkan orang terbiasa melakukan puasa pada hari-hari sebelukmya untuk tetap berpuasa.

Misalnya, seseorang terbiasa melakukan puasa sunnah Senin atau Kamis, lantas satu atau dua hari sebelum Ramadhan bertepatan dengan Senin atau Kamis (seperti Ramadhan kali ini), maka berdasarkan hadits di atas ia boleh tetap puasa.

Demikian pula dengan orang yang terbiasa berpuasa Daud.


Imam Ibnu Hajar dalam Lathaif Ma'rif menjelaskan, ada tiga keadaan puasa di akhir Sya'ban:

Pertama, Ia niatkan sebagai puasa Ramadhan sebagai kehati-hatian, Hal ini terlarang.

Kedua, Ia niatkan sebagai puasa nadzar, qadha, atau kaffarat, hal ini dianggap boleh oleh jumhur (mayoritas) Ulama

Ketiga, Ia niatkan sebagai puasa sunnah mutlak, sebagian ulama menganggapnya makruh, agar ada jeda tanpa puasa antara Sya'ban dan Ramadhan, sebagian ulama lain membolehkannya. 


Wallahu a'lam.





Realted Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad